Biarkan aku memeluk kalian semua satu/satu
putih abu-abu memang cerita yang paling berkesan diantara cerita lainnya.
disanalah aku mendapatkan cinta kasih, juga sahabat yang sudah ku anggap seperti saudara ku sendiri.
banyak cerita di dalamnya, seperti jerit, tangis, canda, tawa, serta lainnya.
kini aku merindukan masa-masa itu, masa dimana semua cerita itu tak bisa ku lupakan.
aku merindukanmu semua teman-teman, aku merindukanmu guru-guruku.
biarkan aku memeluk kalian semua satu/satu.
genggam erat tangan kita semua, karena kita takkan mungkin bisa seperti sesering dulu.
aku teringat satu peristiwa yang mendebarkan hatiku
hal yang paling membuat aku menangis bahagia saat aku membuka selembar kertas yang menyatakan bahwa aku lulus, juga melihat teman-teman lainnya menangis bahagia.
saat itu jua, aku memberi kabar kepada ke-2 orang tuaku, Aku lulus mah... aku lulus pah...
mah,...pah,.. aku minta maaf ya kalo selama ini aku membuat jengkel dan tidak menurut sama mamah sama papah.
hal tersebut membuat aku semakin tumbuh dewasa.
perjalanan ku waktu itu baru dimulai, tanpa bimbingan orang tua, tanpa bimbingan guru-guruku, hanya aku yang harus melakukannya sendiri.
hari-hari ku lalui, tanpa teman yang menemani hari-hariku yang membuat ku tertawa, yang membuat ku bahagia, yang membuat aku selalu berpergian.
kini hari-hari ku, aku habiskan dengan bekerja, bekerja untuk menggantikan jasa ke-2 orangtuaku, demi sesuap nasi dan keperluan lainnya.
teman-teman semua, bila kalian bekerja, janganlah kalian hambur-hamburkan uang kalian. pergunakanlah untuk sesuatu yang bermanfaat seperti menyalurkan beberapa uang kalian untuk fakir miskin dan yatim piatu.
tabunglah uang kalian demi masa depan, untuk membeli rumah, untuk membuka usaha, untuk masa tua kalian, untuk anak cucu kalian semua nanti.
apa kabar kalian semua,
gimana hari-harimu saat ini?
gimana hari-harimu tanpa kami disampingmu lagi,
apakah kalian sudah ada yang berkeluarga?
apakah kalian masih mengingatku, seperti ku mengingatmu.
aku merindukan kalian semua.
ku merindukan masa-masa dulu saat masih bersama kalian.
selalu melakukan hal bodoh bersama-sama.
aku ingin sesekali mengisi waktu ku untuk bersama kalian.
adakah waktu untuk kita bersama lagi???
disanalah aku mendapatkan cinta kasih, juga sahabat yang sudah ku anggap seperti saudara ku sendiri.
banyak cerita di dalamnya, seperti jerit, tangis, canda, tawa, serta lainnya.
kini aku merindukan masa-masa itu, masa dimana semua cerita itu tak bisa ku lupakan.
aku merindukanmu semua teman-teman, aku merindukanmu guru-guruku.
biarkan aku memeluk kalian semua satu/satu.
genggam erat tangan kita semua, karena kita takkan mungkin bisa seperti sesering dulu.
aku teringat satu peristiwa yang mendebarkan hatiku
hal yang paling membuat aku menangis bahagia saat aku membuka selembar kertas yang menyatakan bahwa aku lulus, juga melihat teman-teman lainnya menangis bahagia.
saat itu jua, aku memberi kabar kepada ke-2 orang tuaku, Aku lulus mah... aku lulus pah...
mah,...pah,.. aku minta maaf ya kalo selama ini aku membuat jengkel dan tidak menurut sama mamah sama papah.
hal tersebut membuat aku semakin tumbuh dewasa.
perjalanan ku waktu itu baru dimulai, tanpa bimbingan orang tua, tanpa bimbingan guru-guruku, hanya aku yang harus melakukannya sendiri.
hari-hari ku lalui, tanpa teman yang menemani hari-hariku yang membuat ku tertawa, yang membuat ku bahagia, yang membuat aku selalu berpergian.
kini hari-hari ku, aku habiskan dengan bekerja, bekerja untuk menggantikan jasa ke-2 orangtuaku, demi sesuap nasi dan keperluan lainnya.
teman-teman semua, bila kalian bekerja, janganlah kalian hambur-hamburkan uang kalian. pergunakanlah untuk sesuatu yang bermanfaat seperti menyalurkan beberapa uang kalian untuk fakir miskin dan yatim piatu.
tabunglah uang kalian demi masa depan, untuk membeli rumah, untuk membuka usaha, untuk masa tua kalian, untuk anak cucu kalian semua nanti.
apa kabar kalian semua,
gimana hari-harimu saat ini?
gimana hari-harimu tanpa kami disampingmu lagi,
apakah kalian sudah ada yang berkeluarga?
apakah kalian masih mengingatku, seperti ku mengingatmu.
aku merindukan kalian semua.
ku merindukan masa-masa dulu saat masih bersama kalian.
selalu melakukan hal bodoh bersama-sama.
aku ingin sesekali mengisi waktu ku untuk bersama kalian.
adakah waktu untuk kita bersama lagi???
Komentar
Posting Komentar